ku bertamu kerumah barumu
Haiiii, balik ke curhatan hati
tesa
Mungkin cerita kali ini berbeda
dari cerita sebelumnya
Mungkin dikehidupan ini setiap
manusia mempunyai takdir yang berbeda-beda. Yah, begitu juga denganku. Rotasi dunia
selalu berputar kadang kita tidak bisa menebak apa yang akan terjadi
kedepannya. Gak tau kenapa malam ini aku merasa ada yang aneh dan aku gak tau otakku
berputar masa-masa kelam yang ku hadapi dimasa lalu. Apa karna aku sendiri dikos
atau karena aku melihat kawan-kawanku pulang kerumahnya masing-masing. Gak tau
kenapa tiba-tiba kepikiran kata-kata “KALO MISALNYA DIA MASIH ADA, MUNGKIN
AKU YANG AKAN DILUAN INGIN PULANG”.
Kata “MUNGKIN” ini
menjalar kesegala arah yang membuat makin sedih “MUNGKIN JIKA DIA MASIH DISINI
AKU ENGAK BEGINI YAH” . berandai-andai jika kata “MUNGKIN” ini menjadi “KENYATAAN”.
Nostalgia kemasa kecil ku dulu
yokkk...
Aku anak terakhir dari enam bersaudara dan kebetulan aku anak cewek
yang paling kecil, yah seperti dugaan kalian masa kecilku menyenangkan dan bahagia.
Aku dimanjakan dirumah, apapun keinginan boru siampudan ini akan dikabulkan. Jika
tidak sesuai dengan keinginanku, aku akan menangis sampai keinginanku terkabulkan.
Terdengar sedikit tapi itulah aku waktu kecil, bahkan pernah abang-abangku kena
marah sama bapakku perkara aku nangis, aku nangis bukan perkara dipukul atau
dicubit tapi karena cuman disuruh aja sama abangku tapi aku udah nangis. Cukup manja
bukan tapi itulah aku dulunya. Pekerjaan bapakku adalah kepala sekolah dulunya
Jadi akan ada kalanya bapakku
pergi kebanda untuk perkerjaannya selama tiga hari atau seminggu. Disitulah kesempatan
abang-kakakku nyuruh-nyuruh aku. Karena tidak ada yang bela jadi aku
manut-manut aja gak nangis. Tapi kalo malam bapakku nelpon ke rumah, ngadu lah
antongan aku sambil nangis padahal gak diapa-apain. Yah begitu manjalah diriku
dulu
Kalo banyak anak yang tidak bisa
berpisah dari ibunya, aku waktu kecil berbeda- kemana bapakku disitulah aku
ada. Anak bapak kali memang dari dulu, aku dibawa kesekolah karena gak ada yang
jaga dirumah. Kalo di ingat-ingat memang aku anak yang paling disayang bapakku-
sampai nada dering telpon bapakku itu rekaman suaraku yang lagi nyanyi lagu
sayur nara- lagu waktu aku TK. Aku nempel terus kemana pun bapakku pergi sampai
kelas 5 SD.
Tahun itu aku masih ingat sangat jelas
hingga saat ini 2015 menjadi tahun terburuk pertama yang ku alami. Sekarang aku
berpikir “Pantas dari kecil dimanja, selalu nempel dan keinginannya selalu
diturutin ternyata itu hanya berlaku sampai umurku berinjak 10 tahun”.
Yahhh, bapakku menghirup udara segar
terakhirnya yaitu pada tanggal 19 Mei 2015. Seperti mimpi hingga sekarang. Sampai
sekarang aku masih ingat pelukan mamakku waktu peti bapak tiba dirumah. Mamak langsung
peluk dan bilang “ GAK ADA LAGI YANG MANJAKAN KAU TESAAA” sambil nangis
sesenggukan kami berpelukan. Bukan hanya mamak yang berkata begitu. Hampir semua
yang berkunjung melayat mengatakan hal demikian. Kesedihan ini cukup berubah
kami perlahan mulai dari segi ekonomi. Semenjak kejadian itu, mamak mulai
jarang beribadah karena trauma atas kehilangan bapak (kebetulan bapak seorang yang
berkegiatan digereja, bapak sering berkotbah digereja) karena itu mamak gak mau
ingat-ingat bapak. Kata mamak “ Nangis aku nanti nang, biar aja aku ibadah
di rumah). Aku yang juga merasakannya tidak memaksa.
Mulai sejak itu ketakutkan ku
akan kematian semakin mendalam. Trauma itu mungkin ada, jadi aku mengikuti mamakku
kemana mamakku pun pergi. Pernah sekali waktu mamakku pergi bertandang kerumah
ketangga. Aku ngikut ngekor dari belakang sampai dibilang “jangan ekorin mamakmu,
cuman kesininya mamakmu udah ikut kau kayak mau kemana aja mamakmu ini”. Begitupun
kalo mamakku keladang- aku gak pernah biarkan mamakku sendiri keladang. Pulang sekolah
aku terus keladang nyusul mamakku. Kesawah juga demikian, sampai aku
menginjakkan kaki SMP. Aku dulunya tipikal anak yang gak pernah urus diri,
mandipun dulu aku cuman malam aja. sampe mau masuk SMA aku disuruh mamakku
ambil tata rias biar aku agak berubah mungkin. Tapi itu membuahkan hasil sekarang.
Waktu begitu berjalan hingga aku mau lulus SMK. Dari awal mamak gak pernah maksa
anaknya untuk kuliah atau kerja. Mamak menyerahkan semua keputusan ditangan
kami anaknya.
Niat awalnya aku mau ambil kursus
menjahit, tapi pemberitahuan tentang memasuki dunia perkuliahan mulai menjadi perbincangan
dikelas. Anak yang dapat rangking boleh ambil seleksi SNMPTN tanpa biaya dan
kebetulan aku dapat rangking. Aku dari awal gak niat untuk ambil, tapi ada
kawanku dari jurusan lain yang ajak “ayoklah kita ambil, coba-coba aja tohkan
gak niat lulus juganya kaukan kawani aja aku”. Akhirnya aku ambil mengikuti
seleksi itu dari mulai ngurus daftar akun dan daftar akun kip juga aku tau dari
dia.
Setibanya pengumuman kelulusan
aku bukanya malam selesai pulang dari ladang. Aku santai bukanya karena memang di
grup seleksi udah heboh ada yang lulus atau engak. Ternyata aku lulus, aku
nangis lari kedepan sambil peluk mamaku bilang kalo aku lulus.
Aku nangis bukan bahagia tapi
nangis sedih karena tempat kuliahku tidak pernah ku dengar. Karena memang aku
ngasal ambil prodi dan kampus. “gak mau aku kesitu, gak tau kekmana disitu
mak- pokoknya gak mau aku ke situ yah mak”. Begitulah omonganku sambil
nangis ke mamakku “yah udah, kalo gak mau kau kesitu- gak usah ambil jangan nangis.
Orang lain lulus bahagia ini kau nangis” begitulah jawaban boru tumorang
kami.
Keesokan harinya aku mendengar
kabar kalo ternyata siapa yang lulus tapi tidak melanjutkan kuliah akan didenda
oleh pihak sekolah, Jadi dengan terpaksa aku ambil. Syukurnya ditahap seleksi
kip aku lulus, mungkin karena aku yatim yah.. jadi aku gak memberatkan beban
mamakku.
Awal masuk kuliah tahun 2022
semua berjalan dengan normal. Tahun 2023 mamak mulai sakit, awalnya kami pikir
sakit biasa. Bulan 6 tahun itu abangku paling besar menikah dan bertepatan
dihari ulang tahun mamakku. Kondisi badan mamak udah mulai kurus dan masih sering
sakit. Waktu itu aku sedang ujian jadi aku tiba di rumah pas hari-H proses pernikahan
dengan kondisi rumah yang cukup ramai dengan keluarga besar yang datang dari
berbagai kota.
Dari awal datang memang aku udah
mencari mamakku dimana- aku mencari mamak dikamar dan mamak lagi disuapin makan.
Karena aku sampai pagi dirumah jadi aku yang paling terakhir tiba digereja. Sampai
digereja aku langsung duduk disamping mamak-
Sesi foto berjalan- baru 3kali
sesi foto mamak udah mulai lemas. Aku yang panik langsung bawa mamak pulang
sama abangku yang paling kecil. Sampai dirumah langsung telpon bidan desa biar
mamak dikasih suntik vitamin. Aku yang takut udah nangis lihat mamak lemas
kekgitu. Setelah disuntik vitamin mamak mulai membaik, pesta pun berlanjut dan
mamak duduk dikursi. Aku selalu berada dibelakang mamak sambil pegang tas yang
isinya uang.
Tiba di sesi tulang (keluarga dari
mamak) masuk menortor mamak langsung bangun dari kursinya dan ikut menyambut saudaranya.
Aku liat mamak bahagia saat itu, sampai lupa akan sakitnya. Aku liat bahagia melihatnya
sampai mengambil foto dengan muncung monyong kami berdua.
Setelah pesta kami memang sudah
dari awal berencana untuk membawa mamak berobat ketempat yang lebih memiliki
fasilitas yang lengkap yaitu di medan. Mamak sering bolak-balik masuk ke RS
untuk cek-up.
Tahun berganti mamak terus cek-up
kontrol kerumah sakit sampai tahun 2024. Semester 4 diawal tahun itu perkuliahanku
mulai berantakan. Aku sering bolak-balik medan-langsa bawa mamak cek-up
per2minggu sekali. Pernah kejadian paling gak mengenakkan dikelas waktu jam
perkuliahan dan aku masuk dengan dosen yang cukup killer dan memang di kontrak
perkuliah dilarang untuk main hp dikelas. Saat itu mamak sedang cek-up dan yang
bawa adalah kakakku, jadi ini pertama dia bawa mamak cek-up. Mungkin dia masih
bingung dimana letak legistrasinya jadi dia chat- dengan posisi aku dikelas. Mau tidak-mau aku
harus balas chatnya karena mamak lebih penting dari segalanya. Aku balas
chatnya sambil sembunyi-sembunyi tapi
akhirnya kedapatan sama bapak itu.
Aku dikeluarin dari kelas, aku keluar
dan langsung menuju ruang operator prodi untuk mengajukan perbaikan krs. Kebetulan
pada hari itu juga aku salah isi krs karena keteledoranku. Kawanku udah nyariin
aku selesai kelas, mereka mengira aku nangis dibelakang kelas. Aku ditelpon menanyakan
posisiku dimana. Mereka datang sambil membawa tasku, hahaha mereka langsung
peluk hahahaha pecahlah tangisku yang dari tadi kutahan. Kejadian paling sakit
didunia perkuliahan. Aku disuruh kawanku untuk minta maaf ke bapak dosen.
Tiba dibulan 4 waktunya libur lebaran
dan aku pergi medan untuk merawat mamakku yang mulai membaik, aku bahagia dong.
Mamak mulai nafsu makan, bisa berjalan bebas, cerita-cerita dan badannya mulai
berisi. Aku temani mamak di RS 3 hari untuk kemoterapi, kami cerita-cerita dan
berjanji selesai kemo akan pulang ke rumah dikampung. Mbamak bilang ingin
jalan-jalan dan aku iyakan “iya mak, jalan-jalan kita nanti keberastagi yah
sekalian pulang kekampung”. Aku senang mamak udah mulai bersenang-senang. Banyak
keinginan yang mamak ungkapkan waktu kami bercerita. Sambil kami berdua cerita
aku pernah bilang sama mamak “mak, nanti belikan aku sarung dari mamak,
harus yang baru mamak beli”. Tapi jawaban mamakku lain “iya nanti kita
beli”.
Kebetulan posisi Rumah sakit
dekat dengan pajak, gak tau kenapa mamak selalu ajak kepajak “ayoklah tes
lari dulu kita dari sini, mau kepajak itu aku” ku bujuklah mamakku “siap
kemo mamak langsung kesitu kita yah”. Tapi anehnya 3 hari berlalu infus
kemo mamak udah habis tapi mamak gak diperbolehkan pulang karena HBnya rendah. Yang
paling membingungkan HB rendah tapi mamak merasa badannya sehat. “ayoklah
pulang tes, entah apa aku ditahan disini sehatnya aku” kata mamak karena
udah bosen di rumah sakit. Ku bujuklah lagi pake makanan “mau makan apa
mamak biar ku beli dibawah mak?”
“belikanlah aku ifumie suka
aku mie itu” sejak itu sukalah aku belikan mamak ifu mie. Malamnya mamak tidur
tapi tiba-tiba mamak teriak gitu. Akupun reflek bangunkan mamak sambil kutanya
kenapa “ada tadi kerbau yang seruduk aku, ku tahan sambil ku panggil kalian”. Ku
kasih mamak minum biar lebih tenang sambil ku jawab “engak kenapa-kenapa itu
mak, bunga tidurnya itu” ku suruh lagi lah mamak tidur. Mulai sejak itu besoknya
mamak demam, perkiraan awalku karena ac yang dekat ke arah mamak, jadi aku
minta ke perawat yang ada di RS untuk pindahkan posisi mama biar lebih jauh
dari ac.
Tapi demam mamak tak kunjung
membaik mulai dari ku kompres pake air panas. Dokter masukkan donor darah ke
mamak sampe hampir 4 kantong karena Hbnya turun. Menjaga di rumah sakit juga
aku berdua sama abangku yang paling kecil. Aku yang tidur tiba-tiba dengar
mamakku minta mandi- sambil ku bujuk mamakku “nanti mandi yah mak, masih
malam ini gak boleh mamak mandi. Ku lap aja badan mamak yah biar ku ganti baju
mamak” tapi mamakku gak mau selalu minta mandi. Karena gak sanggup membujuk
akhirnya ku telpon abangku yang paling besar untuk bujuk mamakku. Akhirnya mau
juga mamakku, ku lab badan mamak sambil ganti baju dengan mamaku yang mulai gelisah.
Aku udah mulai nangis sama abangku
Kakakku datang sambil telpon romo untuk buat sakramen perminyakan untuk mamak. Aku nangis tapi masih yakin mamak sehat karena baru beberapa hari lalu mamak cerita mau jalan-jalan. Selesai sakramen perminyakan aku selalu duduk dekat mamak sambil pegang tanganya. Aku liat nafasnya untuk memastikan dia tidakkan meninggalkanku.
Tiba pukul 8 mamak
menghembuskan nafas terakhirnya dengan tenang. Aku yang tidak terima dengan
kejadian itu langsung tarik-tarik baju mamak sambil teriak “ENGAK.. ENGAK LO
MAKKK, GAK MAU AKU MAKKKKK... BUKAN INI JANJIMU MAKKK....MAKKKKKK GAK MAU AKU
LOOO... KU BILANG ENGAKK LO MAKKKK... BANGUN LO MAKKK.. GAK SUKA AKU MAMAK
KEKGINI” teriakku memenuhi ruang
sambil tarik-tarik baju mamakku. Dipeluk kakak aku “ENGAK LO KAKKK... MASIH
BANGUN MAMAK INI... TUNGGU KU BANGUNI YAHH...” kataku sambil melepaskan
pelukan kakakku. (jujur dari awal aku menulis ini nangis sampai sekarang 3 jam
lamanya kenangan kelam itu harus ku ingat lagi, aku gak mau melupakan momen
menyakitkan itu).
Mamak pun dibawa ke ruang mayat
posisi keluarga udah banyak yang datang ke RS. Gak tau kenapa aku langsung
ambil hp untuk foto semua dan video semua muka mamakku yang cantikkk.
Komentar
Posting Komentar